1. Doa Memohon Keteguhan dan Kelembutan Hati
Doa ini adalah yang paling sering dibaca oleh Nabi Muhammad SAW agar hati tidak mengeras dan selalu condong pada kebenaran.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Latin: Ya muqallibal quluub, tsabbit qalbii ‘alaa diinik.Artinya: "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu." (HR. Tirmidzi)
2. Doa agar Hati Diarahkan pada Ketaatan
Doa ini berfungsi untuk melunakkan hati yang kaku agar menjadi patuh dan ringan dalam menjalankan ibadah.
اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ
Latin: Allaahumma musharrifal quluub, sharrif quluubanaa ‘alaa thaa‘atik.Artinya: "Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk selalu taat kepada-Mu." (HR. Muslim)
3. Doa Memohon Kelapangan Dada (Doa Nabi Musa)
Doa ini digunakan oleh Nabi Musa AS ketika hendak menghadapi Firaun yang berhati sangat keras. Sangat baik dibaca untuk melembutkan hati sendiri maupun melunakkan hati orang lain yang sedang keras kepala.
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Latin: Rabbisy-syrahlii shadrii, wa yassir-lii amrii, wahlul ‘uqdatam-mil-lisaanii, yafqahuu qaulii.Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku." (QS. Thaha: 25-28)
4. Doa Berlindung dari Hati yang Keras (Tidak Khusyuk)
Rasulullah SAW mengajarkan doa ini agar kita dibentengi dari hati yang membatu, beku, dan tidak bisa tersentuh oleh ayat-ayat Allah.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا
Latin: Allaahumma innii a‘uudzu bika min ‘ilmin laa yanfa‘, wa min qalbin laa yakhsya‘, wa min nafsin laa tasyba‘, wa min da‘watin laa yustajaabu lahaa.Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk (keras), dari jiwa yang tidak pernah puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan." (HR. Muslim)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar